ku akui ini memang kebodohanku, benar-benar bodoh, bisa terjebak dalam kondisi yang sangat menyakitkan ini.
aku benar-benar terjebak dalam sebuah cinta yang aku sudah tau dari awal ini tidak akan berkahir dengan indah, aku ingin mengakhirnya namun perasaan ini semakin menyakitkan. bukannya aku tidak pernah berfikir dan bertindak untuk mengakhiri semua ini, namun aku harus lagi dan lagi jatuh kedalam perperangan dengan cinta yang ada di hati ini.
aku sendiri pun bingung, kenapa semua ini tidak bisa ku akhiri, tapi aku juga tau kalo aku tidak akan mau dan tidak akan pernah menjadi yang kedua.
masalahnya bukan hanya dari kebodohanku, dia, ya, benar dia yang selalu mendekati dan mengumbar senyum yang membuat hatiku luluh dan tidak kuat menahan perasaan ini. Dia juga tidak berani untuk mengakhri cintanya yang pertama untuk bersama aku, atau memutuskan untuk tidak mendekatiku. benar-benar aneh!. Dia sangat nyaman dengan dua cinta dari dua dua wanita, tapi, sebagai wanita, benar-benar bodoh jika menerima kenyataan bahwa cinta yang utuh harus terbagi. aku atau dia yang gila melihat kenyataan ini.
aku tau, Dia akan memilih wanita itu di bandingkan dengan aku, itu sudah jelas ku tau. namun yang ku tau juga dia tidak berani melepasku, lalu bagaimana ini!
Tuhan, yakinkan aku bahwa aku harus mengakhiri semua cerita cinta yang menyakitkan ini walau harus kutanggung semua konsekuensinya,
aku tau, aku tidak akan pernah mau dan tidak akan bisa menjadi yang kedua.
note :
berdasarkan cerita seorang teman yang sedang gundah gulana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar