Laman

Selasa, 14 Juni 2011

AWAS! semua orang membawa batu

Tiba-tiba gw teringat tentang sebuah ilustrasi yang pernah dibagikan oleh seorang senior (Kak Tania) waktu dikampus dulu. Ia men-sharingkan bahwa semua orang yang ada di kehidupan kita itu seperti membawa batu.

Dan hari ini, gw mnecoba mengembangkan ilustrasi itu kembali, karena nggak tau kenapa hari ini gw benar-benar mengingat cerita mengenai batu-batu ini.

Kehidupan manusia itu seperti lahan yang siap di bangun dan membutuhkan batu-batu untuk bisa menjadikan ia sebagai 'rumah' yang siap dan berfungsi sebagai mana mestinya. Oleh sebab itu kita sebagai manusia pasti butuh orang lain untuk melengkapi kehidupan ini. Sejak kita lahir sampai sekarang, banyak sekali orang yang kita jumpai, bertemu, ada yang sebentar ada yang lama, ada yang baik, ada yang buruk, ada yang sangat mempengaruhi kehidupan kita ada yang tidak, dan itulah batu-batu yang mereka bawa dalam kehidupan kita. Batu-batu yang akan membangun 'rumah' kita.

Membangun rumah pasti membutuhkan banyak batu, bukan cuma batu-batu besar, batu-batu kecil juga dibutuhkan untuk melengkapinya, lihat saja dalam hidup ini ada orang-orang yang sangat berpengaruh atas hidup kita ada juga orang yang memberikan pengaruh sangat kecil. Tapi semuanya itu saling melengkapi. Oh ya satu lagi, dalam membangun rumah juga ada juga batu-batu yang tidak terpakai, batu-batu yang kualitasnya kurang baik atau batu-batu yang memang tidak sesuai dan dibutuhkan untuk membangun rumah itu, mungkin saja, dan kemungkinan itu sangat besar. Begitu juga dalam hidup ini, pasti ada saja orang yang kita temui yang memberikan pengaruh buruk, mereka-mereka inilah yang membawa batu-batu dengan kualitas buruk dalam proses membangun 'rumah' kehidupan kita. Batu-batu yang mereka bawa ini biasanya orang-orang yang destruktif, suka menghakimi, dan lainnya. 

Kita sebagai 'pemilik' rumah bukan pemilik 'lahan', karena pemilik lahan adalah Sang Pencipta manusia, memiliki hak penuh atas pemilihan batu-batu itu. Apakah kita akan menggunakan batu-batu itu atau tidak, apakah batu-batu itu akan langsung dipakai atau dibuang, atau di coba dahulu untuk mencoba, jika kemungkinan bisa digabungkan dengan batu-batu yang lain dan jika tidak berarti memang harus di buang. Oleh sebab itu, pemilik 'rumah' harus hati-hati dalam pemilihan batu-batu, karena mungkin saja sebuah batu terlihat memiliki kualitas yang baik dari luar dan ternyata batu itu tidak memiliki kualitas yang baik. Perhatikan orang-orang yang kita pernah jumpai, terkadang terlihat sangat menarik dan sepertinya  memiliki kecocokan dengan kita, tapi, ternyata ia memiliki kepentingan tertentu atas diri kita.

Satu hal lagi, proses membangun 'rumah' ini adalah sebuah proses yang panjang, sebuah proses dari kita lahir sampai nafas kita berhenti. Hanya 'rumah-rumah' yang memiliki kondisi yang baik yang bisa bertahan sampai akhirnya, rumah dengan kondisi yang baik ini adalah rumah-rumah dengan pondasi yang kuat. Dengan pondasi yang kuat, maka 'rumah' ini akan siap dengan segala kondisi yang ada, untuk segala musim, musim hujan, musim kemarau atau musim lainnya. Dan jika pun ia salah memilih dan meletakan batu dalam 'rumah', hal  itu tidak akan menjadi suatu masalah yang besar karena ia memiliki pondasi yang kuat. Lalu, bagaimana cara membangun pondasi yang kuat ? keluargalah  memiliki peran yang sangat penting dalam meletakan batu-batu pondasi ini dengan membangun karakter dari anak-anak dengan values-values yang baik, jangan biarkan pondasi ini terbangun oleh pihak-pihak external yang tidak jelas dari mana atau kualitasnya. 

Oh ya, satu hal lagi, kemungkinan kita akan pernah salah meletakan batu dalam membangun 'rumah' kita, jangan takut !, karena mungkin saja kita perlu meruntuhkan kembali 'rumah' kita dan membangun ulang, dan memilah-milah batu mana yang tetap kita gunakan dan batu yang memang harus kita buang. Hal itu mungkin saja terjadi dan memang harus dilakukan karena sudah terlalu banyak batu yang tidak baik berada di 'rumah' kita, dan jika terus dibiarkan maka akan lebih berdampak buruk. Membangun ulang 'rumah' bisa saja membuat 'rumah' kita akan lebih baik dari sebelumnya, dengan catatan bahwa batu-batu pondasi yang ada dengan kondisi yang sangat baik, jika tidak maka bisa saja 'rumah' yang kita bangun bisa lebih jelek dari sebelumnya.

Jadilah pemilik 'rumah' yang baik dengan memilih batu-batu yang baik dan berkualitas, jangan sampai salah memilih batu, karena ini adalah 'rumah' kita sendiri dan kita yang menjalaninya, dan ingat, selalu ada konsekuensi dari setiap batu yang kita letakan di 'rumah' kita, dan itu tergantung dari batu-batu yang kita pilih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar