Laman

Rabu, 14 Juli 2010

Jangan biarkan aku yang memilih !

Dahulu aku meminta Tuhan untuk membukakan sebuah pintu bagiku untuk aku dapat keluar dari sini,
Dahulu aku berdoa agar pintu-pintu itu bisa terbuka, pintu manapun, terserah pintu yang mana agar aku bisa keluar dari tempat ini.

Sekarang, aku sudah di bukakan sebuah pintu bagiku,
Yang menurut orang-orang, itu merupakan pintu yang sangat baik untuk melangkah keluar dari tempat ini dan melangkah menjadi sesuatu yang lebih baik.
 
Dan selama proses pembukaan pintu ini, Tuhan sedang berproses membukakan aku dua pintu lagi.
Ketiga pintu-pintu ini sangat berbeda, sangat berbeda jauh.
Tapi kedua pintu ini masih belum terbuka, masih ada beberapa kemungkinan, pintu ini benar-benar akan terbuka atau akan tertutup dan prosesnya selesai dengan pintu yang tak terbuka.

Tapi aku setidaknya bisa bersyukur, satu pintuku sudah terbuka [akhirnya]

Seandainya...
Kedua pintu yang lain akan terbuka, berarti aku punya tiga pintu. Ini seandainya..
Aku tidak mau membiarkan aku memilih pintu yang mana yang harus ku pilih,
Aku masih dan selalu punya Tuhan yang aku bisa berkonsultasi dan bertanya, pintu manakah yang harus ku pilih,

Aku tidak mau salah memilih,,
Aku takut, jalan yang kupulih jalan yang salah,
Tidak, aku tidak mau memilih,
Aku serahkan ke tangan Mu Tuhan,
Tidak Tuhan, Tidak jangan biarkan aku yang memilih,
Aku takut pintu yang kupilih terlihat indah, tapi ternyata itu bukan jalan yang terbaik untuk aku,

Aku tau, ini bukan hanya tentang uang, karir dan kebanggaan,
Ini tentang Mu, tentang apa yang akan Kau lakukan di dalam hidupku,


Biarlah kehendakmu yang jadi Tuhan, bukan kehendakku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar